Henna Desain

Warna gelap juga ternyata lebih banyak disukai untuk pewarnaan tubuh atau body art. Dengan metode khusus memang hasil pemakaian Henna pada tubuh akan meninggalkan warna merah kecoklatan yang lebih gelap, namun tidak bisa menjadi benar-benar gelap. Karenanya pewarna rambut yang berbahan dasar Para-Phenylenediamine (PPD) ditambahkan untuk menjawab keinginan pasar. Namun jelas, ini didasari hanya pada keuntungan materi semata, tanpa memikirkan dampak yang dapat ditimbulkannya. Hasil campuran inilah yang disebut dengan Black Henna, padahal kandungan Henna yang terdapat didalamnya sangat rendah. Penggunaan PPD selain menghasilkan warna gelap seperti tato sungguhan juga tak perlu menunggu lama untuk melihat hasilnya, cukup 40 menit bahkan kurang, tak seperti Henna yang mesti menunggu berjam-jam untuk penyerapan zat warna secara optimal.

Penggunaan Henna di berbagai wilayah di nusantara juga telah dikenal sejak lama, terutama Kalimantan dan Sumatera. Pengaplikasianya pun sama, tujuannya selain untuk mempercantik, penggunaan Henna juga dimaksudkan sebagai penangkal gangguan dan penarik berkah, keberuntungan dan kebahagiaan.
Owh iya, tapi hati-hati juga dalam memakai Henna, karena ada istilah Black Henna, yang banyak orang salah paham tentang istilah ini. Kesalahpahaman ini timbul pada akhir abad ke-19, saat orang-orang didunia barat mulai banyak menggunakan pewarna rambut yang berasal dari tumbuhan. 

Henna Nusantara

Henna Art Bekasi


Apa itu Henna? Kata ”Henna” berasal dari bahasa Latin untuk tanaman Lawsonia Inermis yang diucapkan orang Arab sebagai Hainna. Henna adalah tanaman yang tumbuh di tempat yang panas, daerah kering seperti Timur Tengah dan Afrika Utara. Daun kering kemudian ditumbuk menjadi bubuk. Serbuk bahan utama yang digunakan untuk membuat pasta yang dibutuhkan untuk Henna. Kemudian Henna di pakai untuk di tangan, kaki atau tubuh lainnya dan henna merekat pada kulit yang telah dipakaikan henna tersebut. Seniman henna menerapkan pola pada kulit orang, dan itu akan meninggalkan noda sementara ketika lepas. Henna bukan tato. Pola Henna tidak permanen. seniman Henna TIDAK bekerja dengan jarum melainkan dengan artisting tersendiri..Henna merekat pada kulit selama beberapa jam , semalam beberapa hari untuk hasil yang terbaik. Henna dianggap sebagai salah satu kosmetik tertua di dunia, dan telah digunakan pada kulit, kuku dan rambut selama berabad-abad. menggunakan henna telah didokumentasikan sejauh 9.000 tahun yang lalu, yang sudah dimanfaatkan oleh beberapa kebudayaan.

Hingga saat ini, Henna masih digunakan untuk menghias tubuh dan pewarnaan rambut. Henna terbuat dari daun Henna, yang nama latinnya Lawsonia inermis. Tanaman Henna banyak tumbuh di daerah Timur Tengah, Afrika, India dan Australia. Kini Henna banyak dibudidayakan di India, Bangladesh, Pakistan, Moroko, Yaman, Iran, Afghanistan, Somalia, Tunisia, Libya, Arab Saudi dan Mesir. Pohon Henna berbatang dan daun lebat, dengan tinggi 2-6meter


Fungsi Henna sebenarnya sama dengan Tato, untuk memperindah tubuh dengan warnanya dan bentuk-bentuk indah. Justru pemakaian Henna jauh lebih mudah daripada Tato. Tak perlu merajam tubuh dengan perihnya tusukan jarum. Cukup diaplikasikan dengan kuas khusus bak melukis atau langsung dari tubenya. Kalau bosan dengan bentuk atau pola Tato, maka harus dihilangkan dengan cara yang sulit dan mahal pula, yaitu dengan teknologi laser, hiii….udah buatnya susah, hilanginnya juga susah…Diberbagai Negara, Henna memiliki beragam nama, namun cara pengaplikasiannya hampir sama. Sebagian tradisi dan kebudayaan mengkhususkan penggunaan Henna untuk menandai seorang perempuan telah dewasa.